Beberapa cara menghilangkan bulu mana yang lebih baik?

05 May 2020 - Kategori Blog

Menghilangkan Bulu – Munculnya rambut yang agak lebat di bagian tertentu seperti ketiak, kaki, dan kulit dekat organ kewanitaan memang kurang nyaman dilihat. Kamu pun merasa lebih percaya diri jika rambut tersebut dihilangkan. Cara menghilangkan bulu yang beragam seperti cabut, cukur, mengoleskan krim perontok bulu, hingga melakukan waxing tentunya membuat kamu bingung menentukan pilihan. Manakah cara yang lebih efektif sekaligus aman bagi kulit? Simak perbedaannya utnuk menentukan yang lebih efektif.

Cukur, praktis namun tidak tahan lama

Dibandingkan dengan cabut, mencukur jauh lebih cepat dan tidak meninggalkan rasa sakit. Namun, saat dicukur, bagian rambut yang terpangkas hanya yang ada di permukaannya saja, sementara akar rambut tertinggal dalam kulit. Akibatnya, rambut akan kembali tumbuh dalam satu hari dan biasanya ujung rambut akan tajam. Sebaiknya kulit ketiak dalam kondisi bersih dan basah saat dicukur agar tidak menyebabkan iritasi dan timbulnya jerawat. Pilih pisau cukur khusus perempuan, seperti Micro Touch Lady Hair Trimmer (Rp38 ribu) yang biasanya sudah dilengkapi pelembap yang berfungsi menutup pori usai bercukur.

Obat Tetes, Menghilangkan Bulu hingga permanen 

Yang ini Paling ampuh dan best seller sobat . Diciptakan dari bahan-bahan berkualitas tinggi, Glycerin yang memiliki banyak sekali manfaat yaitu penarik oksigen ke dalam kulit, menjadikan kulit menjadi lembab, dan membuat iritasi kulit berkurang.

Sodium Sulfide yang merupakan depilating agent yang mempercepat proses perontokan bulu dengan mudah tanpa rasa sakit. Cocok digunakan untuk jenis kulit normal dan kombinasi pria dan wanita mulai 15 tahun. Harga 195.000

Dapatkan Lanyanan Bayar ditempat & Diskon hingga 10%

Kontak dan Pemesanan (Fast Respon) WA: 08563181630

Cabut, menghilangkan rambut hingga ke akarnya

Mencabut dengan pinset memang lebih efektif dibandingkan mencukur, karena rambut akan terambil hingga ke akarnya. Tapi, proses mencabut tidak hanya menimbulkan rasa nyeri, tapi juga memicu pori-pori kulit menjadi membesar. Sesudahnya akan timbul benjolan kecil yang berisi komedo akibat pembesaran pori ini.

Waxing, menghilangkan sel kulit mati

Proses waxing membuat rambut tercabut hingga ke akarnya, dan kandungan lilin akan melambatkan proses pertumbuhan rambut. Karena setelah waxing biasanya dioleskan pelembap, maka kulit tidak menjadi gatal dan iritasi. Tapi, proses waxing yang kurang steril berisiko menimbulkan luka, bahkan keloid. Meski kertas waxing banyak dijual di pasaran, sebaiknya kamu tetap melakukannya di salon khusus waxing agar lebih aman.

Krim penghilang bulu, memberikan efek segar pada kulit


Agar lebih, kini bermunculan produk penghilang bulu berupa krim. Salah satunya adalah Nair Hair Removal Cream (Rp175 ribu) yang mengandung almond oil agar kulit tidak iritasi dan kemerahan setelah bulunya rontok. Krim ini termasuk aman bagi kulit, walau tidak sepenuhnya efektif, karena biasanya yang rontok adalah rambut yang halus dan tidak rontok hingga ke akarnya, sehingga kurang pas untuk perempuan yang bulu ketiaknya agak tebal dan lebat.

Jadi, mau pilih proses menghilangkan bulu yang mana?

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

 
Chat via Whatsapp